KEDATANGAN KRISTUS KEDUA KALI

Rating 0 (0 Votes)
Diterbitkan hari Saturday, 07 November 2026 20:50
Ditulis oleh Admin
Dibaca: 2 kali
Baca: Matius 24:29-44

"“Sebab sama seperti kilat memancar dari sebelah timur dan melontarkan cahayanya sampai ke barat, demikian pulalah kelak kedatangan Anak Manusia.” (Matius 24:27)"

Bacaan Alkitab Setahun:
Amsal 22-24

Pernahkah kita menantikan seseorang yang sangat penting untuk datang berkunjung? Ketika waktu kedatangannya semakin dekat, kita tentu mempersiapkan diri agar dapat menyambutnya dengan baik. Demikian juga dengan iman Kristen. Alkitab mengajarkan bahwa Yesus Kristus yang telah datang ke dunia, mati di kayu salib, dan bangkit dari kematian, akan datang kembali. Kedatangan-Nya yang kedua kali merupakan pengharapan besar bagi seluruh orang percaya.

Kedatangan Kristus kedua kali adalah peristiwa ketika Yesus kembali ke dunia dalam kemuliaan dan kuasa-Nya untuk menggenapi seluruh rencana Allah. Berbeda dengan kedatangan-Nya yang pertama, ketika Ia datang dalam kerendahan hati sebagai hamba untuk menyelamatkan manusia, kedatangan-Nya kembali akan dinyatakan secara mulia dan penuh kuasa. Ia datang bukan lagi untuk menanggung dosa, melainkan untuk menghakimi dunia dan menyempurnakan keselamatan umat-Nya (Ibrani 9:28).

Dalam Matius 24, Yesus mengingatkan murid-murid-Nya bahwa kedatangan Anak Manusia akan menjadi peristiwa yang nyata dan tidak tersembunyi. Namun, mengenai hari dan saatnya, tidak seorang pun yang tahu selain Bapa (Matius 24:36). Karena itu, manusia tidak boleh berspekulasi atau menetapkan tanggal kedatangan Kristus. Yesus justru memerintahkan umat-Nya untuk berjaga-jaga dan senantiasa siap.

Kedatangan Kristus memberikan penghiburan bagi orang percaya yang sedang menghadapi penderitaan, ketidakadilan, dan pergumulan hidup. Kristus akan mengalahkan kejahatan, menghakimi dengan adil, dan membawa umat-Nya ke dalam kepenuhan kehidupan kekal. Pengharapan ini seharusnya mendorong kita untuk hidup kudus, setia dalam pelayanan, tekun memberitakan Injil, dan mengasihi sesama.

Menantikan kedatangan Kristus bukan berarti meninggalkan tanggung jawab di dunia, melainkan menjalani kehidupan dengan iman dan kesetiaan. Jika Kristus datang kembali hari ini, apakah kita didapati sedang hidup dalam ketaatan kepada-Nya?

—Admin
NANTIKAN KEDATANGAN KRISTUS DENGAN IMAN, KEKUDUSAN, DAN KESETIAAN!

Tinggalkan Komentar

Komentar (0)

Belum ada komentar yang disetujui.